Ketika membahas tentang jenis serangga yang mungkin kita temui di dalam atau sekitar rumah, ordo Orthoptera menghadirkan keragaman yang menarik. Ordo ini mencakup berbagai jenis serangga yang dikenal dengan kemampuan melompatnya yang kuat dan suara khas yang dihasilkan oleh beberapa anggotanya. Memahami karakteristik umum dan contoh serangga dalam ordo Orthoptera dapat membantu kita mengidentifikasinya dengan lebih baik.
Orthoptera berasal dari bahasa Yunani “orthos” (lurus) dan “pteron” (sayap), merujuk pada bentuk sayap depan mereka yang biasanya sempit dan mengeras, berfungsi sebagai pelindung bagi sayap belakang yang lebih lebar dan membranus untuk terbang. Ciri khas lain dari serangga ini adalah kaki belakangnya yang besar dan kuat, yang memungkinkan mereka melompat jauh. Selain itu, banyak anggota Orthoptera, terutama jantan, menghasilkan suara khas melalui stridulasi, yaitu menggesekkan bagian tubuh tertentu (misalnya sayap atau kaki) untuk menarik perhatian betina.
Beberapa contoh umum serangga yang termasuk dalam ordo Orthoptera dan sering kita temui di sekitar rumah antara lain adalah jangkrik (Gryllidae), belalang (Acrididae), dan belalang sentadu atau walang kadung (Tettigoniidae). Jangkrik dikenal dengan suara “krik-krik” malamnya dan sering bersembunyi di tempat-tempat gelap dan lembab. Belalang memiliki kemampuan melompat yang sangat baik dan beberapa spesies dapat menjadi hama tanaman. Belalang sentadu memiliki antena yang sangat panjang dan seringkali menghasilkan suara “nging-nging”.
Menurut catatan dari seorang ahli entomologi di Natural History Museum, London, Dr. Alistair Green, dalam sebuah publikasi ilmiah pada tanggal 20 April 2025, “Ordo Orthoptera adalah kelompok jenis serangga yang sangat beragam dengan lebih dari 20.000 spesies yang dikenal di seluruh dunia. Adaptasi mereka untuk melompat dan menghasilkan suara memainkan peran penting dalam ekologi dan perilaku mereka.”
Meskipun sebagian besar anggota Orthoptera hidup di luar ruangan, beberapa serangga seperti jangkrik rumah dapat masuk ke dalam rumah mencari tempat berlindung atau makanan. Kehadiran mereka umumnya tidak berbahaya, meskipun suara jangkrik di malam hari terkadang bisa mengganggu. Pengendalian populasi biasanya dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah dan menutup celah-celah yang bisa menjadi tempat persembunyian mereka. Mengenali keragaman jenis serangga dalam ordo Orthoptera memberikan wawasan menarik tentang dunia serangga di sekitar kita.
