Gejog Lesung Lawas Jadi Media Efektif Tumbuhkan Kecintaan Budaya Pada Siswa

Lawas, Kalimantan Utara – Suara alunan Gejog Lesung yang khas terdengar meriah di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Lawas pada hari Selasa, 15 Juli 2025. Sebanyak 60 siswa kelas IV dan V tampak antusias mempraktikkan seni Kecintaan Budaya tradisional ini dalam kegiatan ekstrakurikuler yang diinisiasi oleh pihak sekolah bekerja sama dengan komunitas seni lokal “Pusaka Lawas”. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan Kecintaan Budaya daerah sejak usia dini.

Gejog Lesung merupakan seni musik tradisional yang dimainkan dengan cara memukul alu (alat penumbuk padi) ke dalam lesung (wadah penumbuk padi) secara berirama. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar teknik memukul lesung, tetapi juga memahami nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan Kecintaan Budaya yang terkandung di dalamnya. Mereka diajarkan berbagai macam ritme dan pola pukulan yang menghasilkan melodi indah dan harmonis.

Kepala Sekolah SDN 1 Lawas, Ibu Maria Goreti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Gejog Lesung ini merupakan upaya sekolah untuk melestarikan Kecintaan Budaya lokal dan mengenalkannya kepada generasi muda. “Kami melihat Gejog Lesung ini bukan hanya sekadar seni musik, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan sosial yang tinggi. Dengan mengenalkannya kepada siswa, kami berharap tumbuh rasa memiliki dan keinginan untuk melestarikannya,” ujarnya. Beliau juga mengapresiasi dukungan dari komunitas “Pusaka Lawas” yang telah bersedia menjadi instruktur.

Ketua Komunitas “Pusaka Lawas”, Bapak Petrus Bala, yang turut hadir melatih para siswa, menyatakan kegembiraannya melihat antusiasme anak-anak dalam mempelajari seni tradisional ini. “Gejog Lesung ini adalah warisan leluhur kita yang sangat berharga. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan Kecintaan Budaya yang kuat dalam diri para siswa, sehingga mereka akan menjadi generasi penerus yang peduli terhadap akar budayanya,” katanya.

Kegiatan ekstrakurikuler Gejog Lesung ini diadakan setiap hari Selasa sore dan diikuti oleh siswa dengan penuh semangat. Mereka tidak hanya belajar memainkan alat musik tradisional, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tentang sejarah dan makna filosofis di balik seni Gejog Lesung. Diharapkan, melalui kegiatan ini, Kecintaan Budaya daerah akan terus tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda Lawas.

Informasi Penting Terkait Artikel:

  • Lokasi Kegiatan: Halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Lawas, Kalimantan Utara.
  • Waktu Pelaksanaan: Setiap hari Selasa sore (referensi untuk jadwal rutin). Kegiatan spesifik pada artikel: Selasa, 15 Juli 2025.
  • Peserta: 60 siswa kelas IV dan V Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Lawas.
  • Penyelenggara: SDN 1 Lawas bekerja sama dengan komunitas seni lokal “Pusaka Lawas”.
  • Petugas yang Terlibat:
    • Ibu Maria Goreti, S.Pd. (Kepala Sekolah SDN 1 Lawas).
    • Bapak Petrus Bala (Ketua Komunitas “Pusaka Lawas” sekaligus instruktur).
    • Anggota komunitas seni “Pusaka Lawas” (sebagai instruktur pendamping).
    • Guru-guru SDN 1 Lawas (sebagai pendamping).
  • Jenis Kegiatan: Ekstrakurikuler seni musik tradisional Gejog Lesung.
  • Tujuan Kegiatan: Menanamkan kecintaan budaya daerah, melestarikan seni tradisional Gejog Lesung, menumbuhkan nilai kebersamaan dan gotong royong.