BRIN Temukan Bukti: Sumba Dihuni Manusia Sejak Zaman Kuno

Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, kini kembali menjadi sorotan dunia arkeologi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah temukan bukti kuat yang menunjukkan bahwa Sumba dihuni manusia sejak zaman kuno. Penemuan ini mengubah pemahaman tentang sejarah migrasi manusia di wilayah Wallacea dan kekayaan peradaban prasejarah di Indonesia.

Berdasarkan hasil ekskavasi dan penelitian terbaru yang dilakukan oleh arkeolog BRIN, Sumba diperkirakan telah dihuni manusia setidaknya sejak 2.800 tahun lalu. Situs Melolo di Sumba Timur menjadi salah satu lokasi dengan pertanggalan tertua, mengungkap lapisan-lapisan peradaban kuno yang kaya akan peninggalan.

Di Situs Melolo, para peneliti menemukan puluhan kuburan leluhur suku Sumba, berupa makam dan wadah penguburan. Selain itu, ditemukan pula berbagai benda peninggalan seperti cincin, mutiara, dan kendi dari tanah liat dengan hiasan atau ukiran. Temuan ini memberikan gambaran tentang kehidupan dan budaya masyarakat kuno di Sumba.

Selain Melolo, BRIN juga meneliti Situs Lambanapu dan Mborombaku. Situs Lambanapu diperkirakan dihuni sekitar 2.600 tahun lalu, sementara Mborombaku relatif lebih muda, sekitar 1.300 tahun lalu. Penemuan kerangka purbakala dan benda-benda bernilai tinggi semakin memperkuat bukti ini.

Penemuan di Sumba ini menunjukkan bahwa pulau ini memiliki sejarah manusia yang panjang dan kompleks. Tradisi megalitik yang masih bertahan hingga kini di Sumba, seperti kubur batu raksasa, semakin menegaskan adanya kesinambungan budaya dari zaman kuno hingga sekarang.

Hasil penelitian ini juga memberikan petunjuk tentang jalur migrasi manusia purba di wilayah Asia Tenggara. Sumba, sebagai bagian dari Wallacea, memainkan peran penting dalam persebaran manusia dan kebudayaan di antara benua Asia dan Australia.

BRIN berkomitmen untuk terus melanjutkan penelitian di Sumba. Potensi arkeologis pulau ini masih sangat besar dan menyimpan banyak misteri yang belum terungkap. Setiap penemuan baru akan memperkaya khazanah pengetahuan kita tentang asal-usul dan perkembangan peradaban di Nusantara.

Dengan BRIN temukan bukti bahwa Sumba dihuni manusia sejak zaman kuno, pulau ini bukan hanya destinasi wisata yang indah, tetapi juga situs sejarah yang sangat berharga. Ini adalah warisan budaya yang harus dijaga dan terus diteliti untuk memahami lebih jauh jejak leluhur bangsa kita.